Chapter 3
Perasaan Ini
Setelah aku berbicara dengan Keysha, aku merasa ada yang berbeda. Aku menjadi merasa bahagia dan mempunyai sebuah kekuatan baru.
Aku ingin segera bertemu Fadil, aku ingin pulang bersamanya, aku ingin bercerita dan bercanda dengannya lagi, dan aku juga ingin menyatakan perasaanku padanya. Perasaanku sungguh berbunga-bunga saat ini. Aku menjadi orang yang tidak sabar. Tanpa kutunda-tunda lagi, aku segera menghubungi Fadil dengan handphoneku.
Sebuah nada tunggu dari Ungu “Ku Ingin Selamanya” terdengar ditelingaku, dan lagu tersebut berubah menjadi suara Fadil.
“Hallo!”
“Hallo, Dil! Kamu ada dimana sekarang?” tanyaku tak sabar.
“Masih dikantin. Kenapa?”
“Aku mau kesana? Kamu tunggu aku, ya?”
“Loh, bukannya kamu akan pergi dengan Keysha ke toko buku?” tanyanya heran.
“Gak jadi! Aku mau pulang bareng kamu saja deh! Aku ada perlu dengan kamu. Tolong tunggu aku, ya?” pintaku dengan manja.
“Ok! Cepet ya?”
“Flip!” Fadil menutup handphonenya dan dengan sabar dia menunggu kedatangan Athalia.
“Tha, Aku disini akan selalu menunggumu ... selalu ...”
Perasaan Ini
Setelah aku berbicara dengan Keysha, aku merasa ada yang berbeda. Aku menjadi merasa bahagia dan mempunyai sebuah kekuatan baru.
Aku ingin segera bertemu Fadil, aku ingin pulang bersamanya, aku ingin bercerita dan bercanda dengannya lagi, dan aku juga ingin menyatakan perasaanku padanya. Perasaanku sungguh berbunga-bunga saat ini. Aku menjadi orang yang tidak sabar. Tanpa kutunda-tunda lagi, aku segera menghubungi Fadil dengan handphoneku.
Sebuah nada tunggu dari Ungu “Ku Ingin Selamanya” terdengar ditelingaku, dan lagu tersebut berubah menjadi suara Fadil.
“Hallo!”
“Hallo, Dil! Kamu ada dimana sekarang?” tanyaku tak sabar.
“Masih dikantin. Kenapa?”
“Aku mau kesana? Kamu tunggu aku, ya?”
“Loh, bukannya kamu akan pergi dengan Keysha ke toko buku?” tanyanya heran.
“Gak jadi! Aku mau pulang bareng kamu saja deh! Aku ada perlu dengan kamu. Tolong tunggu aku, ya?” pintaku dengan manja.
“Ok! Cepet ya?”
“Flip!” Fadil menutup handphonenya dan dengan sabar dia menunggu kedatangan Athalia.
“Tha, Aku disini akan selalu menunggumu ... selalu ...”
TAMAT
Copyright Sweety Qliquers
www.mininovel-lovers86.blogspot.com




